Jumat, 10 Mei 2013

Cara Membuat Robot Line Follower Analog

Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang Cara Membuat Robot Line Follower Analog. Rangkaian ini saya dapat dari salah satu mata kuliah di kampus. Pada dasarnya rangkaian Robot Line Follower Analog mempunyai 3 bagian utama:
1. Input (Sensor)
2. Pengolah (Komparator)
3. Output (H-Bridge Transistor)

Apabila digambarkan, berikut adalah gambar diagram blok rangkaian Robot Line Follower Analog:


Blok Diagram Robot Line Follower Analog
Untuk bagian sensor menggunakan Photodioda sebagai sensor cahaya. Sedangkan Komparatornya menggunakan IC Op-Amp LM 324 yang digunakan sebagai pembanding tegangan. Untuk driver motornya menggunakan Hi-Bridge Transistor.

Rangkaian Robot Line Follower Analog

1. Prinsip Kerja Rangkaian Sensor.


Rangkaian Sensor
Sensor yang digunakan adalah Photodioda. Sensor ini bekerjanya kebalikan dari LED, yaitu akan bekerja apabila diberi Reverse bias. Untuk Sumber cahaya yang digunakan adalah LED Superbright, karena memiliki intensitas cahaya yang tinggi. Sehingga cukup untuk suplly Photodioda.
  • Jika Photodioda tidak terkena cahaya maka resistansi dari photodioda akan sangat besar. Sehingga tegangan pada komparator akan menjadi kecil. Oleh Komparator akan dibaca sebagai logika 0.
  • Jika Photodioda terkena cahaya, maka photodioda akan bertindak sebagai sumber tegangan karena resistansinya menjadi kecil. Sehingga tegangan pada komparator menjadi besar. Oleh Komparator akan dibaca berlogika 1.
2. Prinsip Kerja Rangkaian Komparator

Rangkaian Komparator
Rangkaian ini menggunakan komponen utama IC OP-AMP LM324, yang berfungsi sebagai pembanding tegangan antara pulsa High dan Pulsa Low dari input sensor photodioda. Untuk mengatur tegangan pembanding maka diperlukan VR (Variabel Resistor).
  • Jika sensor memberikan logika 0 pada komparator maka pada IC1 akan memiliki tegangan (+) lebih besar dari pada tegangan (-). Sehingga LED 1 akan menyala dan LED 2 akan mati.
  • Jika Sensor memberikan logika 1 pada komparator maka pada IC2 akan memiliki tagangan (+) lebih kecil dari pada tegangan (-). Sehingga LED 2 akan menyala dan LED 1 akan mati.
3. Prinsip Kerja Rangkaian H-Bridge Transistor 



Rangkaian H-Bridge Transistor
Rangkaian ini berfungsi sebagai Driver motor DC. Rangkaian ini tersusun dari 4 buah transistor sebagai komponen utama.
  • Jika input 1 memberikan logika 1 dan input 2 memberikan logika 0, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian. Hal ini menyebabkan Transistor 1 dan Transistor 4 akan bekerja karena terjadi bias basis pada rangkaian. Sehingga motor akan berputar.
  • Jika input 2 memberikan logika 1 dan input 1 memberikan logika 0, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian. Hal ini menyebakan Transistor 2 dan Transistor 3 akan bekerja karena terjadi bias basis pada rangkaian. Sehingga motor akan berputar berlawanan arah.
  • Titik 1 dan 2 Selalu bekerja berkebalikan.
Catatan:
  • Untuk membuat Robot Line Follower Analog ini diperlukan 2 rangkaian yaitu kiri dan kanan untuk 2 motor.
  • Tegangan yang dibutuhkan adalah 9 Volt DC - 12 Volt DC bersumber dari baterry.
  • Silahkan rancang robot ini sesuai kreatifitas masing-masing.

Rangkaian Kontrol Saklar Lampu Otomatis (Sensor Cahaya LDR)

Pada Postingan kali ini saya akan berbagi sedikit tentang sebuah alat yang menghemat tenaga manusia. Yaitu Saklar Otomatis Lampu dengan menggunakan sensor cahaya. Cara kerja alat ini mendeteksi keberadaan cahaya, Pada saat siang hari sensor menangkap cahaya sehingga akan direspon oleh transistor dan lampu akan mati. Begitu juga sebaliknya pada saat malam hari sensor tidak akan menangkap cahaya matahari, sehingga akan direspon oleh transistor dan lampu akan menyala otomatis. Rangkaian ini biasanya di aplikasikan pada lampu jalan dan lampu taman. pasti bagi orang awam bertanya - tanya bagaimana cara menghidupkan dan mematikan lampu jalan yang jumlahnya ratusan? rangkaian inilah jawabanya. Anda bisa membuat sendiri dan memakainya di rumah, sehingga anada tidak perlu repot - repot menyalakan lampu rumah yang jumlahnya banyak. pasangkan rangkaian ini di atas atap rumah atau loteng yang terkena cahaya matahari langsung dan terlindung dari air hujan.

Berikut adalah rangkaiannya:

Daftar Komponen:  
  • LDR = light dependent resistor
  • R1 = 4,7 K
  • R2 = 1,2 K
  • R3 = 2,2 K
  • R4 = 1,2 K
  • R5 = 1,2 K
  • R6 = 2,7 K
  • R7 = VR 100 K
  • C1 = 10 μf/16V
  • TR1 = TIP 41
  • TR2 = TIP 41
  • TR3 = TIP 42
  • D1 = 1N4001 Diode
  • RELAY = 12V relay

Rangkaian Sensor Sentuh Sederhana

Tubuh manusia dapat mempengaruhi kinerja sirkuit elektronik, hal ini karena tubuh manusia memiliki ion bermuatan listrik. Walaupun sangat kecil, ion bermuatan listrik dalam tubuh manusia dapat digunakan untuk membuat rangkaian sensor.
Skema Rangkaian Sensor Sentuh IC 555
Rangkaian sensor sentuh ini cocok untuk membuat rangkaian anti pencuri dengan menghubungkan rangkaian input sensor sentuh dengan pegangan pintu atau teralis yg terbuat dari metal atau bagin lain dari rumah anda yang kira-kira akan tersentuh oleh pencuri pada saat itu mencoba masuk ke rumah Anda. Rangkaian ini memanfaatkan rangkaian monostable IC 555 sebagai penghalang rangkaian load aktif. kombinasi C1 dan VR1 sebagai penentu panjang/lamanya rangakaian akan akftif saat di sentuh.

Dibawah ini untuk komponennya :
1.VR1 100K
2.R1 100K
3.C1 220 µF /10V
4.C2 0.01 µF /10Volt
5.IC : IC555
6.Q1 (BC547) dan Q2 (BC547)Tipenya penting NPN bisa dirubah sesuai keinginan .
7.Relay : Relay 9 volt 

Inverter Lampu TL 12 Volt

Inverter Lampu TL 12 Volt

Sebuah rangkaian inverter sederhana untuk menyalakan Lampu TL Bagi anda yang membutuhkan penerangan yang portabel, aman dan mudah untuk digunakan. Rangkaian TL 12 Volt DC adalah pilihan yang tepat, hal ini karena rangkaian membutuhkan daya yang kecil namun cahaya yang dihasil cukup terang. Komponen dapat dicari dengan mudah di toko terdekat anda dan harganya sangat terjangkau.

Rangkaian Lampu TL (Neon) 12 VDCGambar Inverter Rangkaian Lampu TL 


Daftar komponen untuk menyalakan Lampu TL : 

1. T1 = Trafo 6V/300mA
2. C1 = Elco 100uf 25V
3. C2 & C3 = Kapasitor Ceramic 0.01uf 25V 
4. C4 = Kapasitor Ceramic 0.01uf 1KV
5. R1 = Resistor 1K 1/4W
6. R2 = Resistor 2.7K 1/4W
7. Q1 = MOSFET IRF510
8. U1 = IC 555
9. Lampu TL

Instruksi Logika Perintah bahasa Assembler

Assembly | ADD, MOVE, JMP, CLR, RET, RJMP, RCALL, RUTIN CEK, Operasi Aritmatika transfer data

Instruksi
Arti
contoh
LDI Rd,K RD = K .d=16-31. K = 0-255
Artinya copy data 8 bit ke GPR (hanya R16~R31).
LDI R16, 0xf
LDI R31,8 //desimal 8
ADD Rd,Rr
Rd = Rd + Rr

LDS Rd,K(LoaD direct to data Space)Rd = isi alamat K , d = 0~31 K = 0~FFFF
Copy isi alamat K ke RD
LDS R20,0×1.copy alamat 0×0001 (R1) ke R20.
STS K, Rr(Store direct To data Space)
Mengcopy isi register Rr ke lokasi memory K
1) STS 0×1 ,R10copy isi R10 ke alamat 0×0001 (R1).2) LDI R16,0×55
STS 0×38,R16 // 0×38(PortB) = 0×55
IN Rd,A
isi GPR dgn memori relatif SFR
IN R20,0×16 (PINB=mem adress 0×36, relatif adress 0×16)
artinya isi R20 = PINB
untuk instruksi IN lebih baik ganti “A” dgn nama
jadi IN R20,0×16 sama dengan IN R20 ,PINB
OUT A,Rr
isi reg i/o dengan Rr
Out PORTD,R10
JMP
spt goto bahasa C
lagi : IN R16, PINB
OUT PORTC,R16
JMP lagi
MOV
Mengcopy data di antara register GPR
MOV R10, R20
Instruksi Operasi Aritmatika


Contoh :
ADD
Menambahkan isi dua register.
add r15,r14 ; r15=r15+r14
ADC
Menambahkan isi dua register dan isi carry flag
adc r15,r14 ; r15=r15+r14+C
SUB
Mengurangi isi dua register.
sub r19,r14 ; r19=r19-r14
MUL
Mengalikan dua register. Perkalian 8 bit dengan 8 bit menghasilkan bilangan 16 bit yang disimpan di r0untuk byte rendah dan di r1 untuk byte tinggi. Untuk memindahkan bilangan 16 bit antar register registerdigunakan instruksi movw (copy register word)
mul r21,r20 ; r1:r0=r21*r20
Instruksi Logika
Instruksi
Arti
Contoh
AND Rm,Rn
Rm=Rm & Rn
AND Rr23,R27
ANDI Rn,kontanta
Rn=Rn & konstanta
ANDI R25,0b11110000
OR
R18 = R18 OR R17
OR R18, R17
ORI
Rn = Rn OR konstanta
ori r15,0xfe
INC
Rn = Rn + 1
INC R16
DEC
Rn = Rn – 1
DEC R16
CLR
Rn = 0
CLR R15 ; R15=0×00
SER
Rn=0xFFh
SER R16 ; r16=0xff
Instruksi I/O
Instruksi
Arti
Contoh
IN
membaca data I/O port ke dalam register
IN R16,PinA
OUT
menulis data register ke I/O port
OUT PortA,R16
LDI(load immediate)
menulis konstanta ke register sebelum konstanta tersebut
LDI R16,0xFF
SBI(set bit in I/O)
membuat logika high pada sebuah bit I/O port
SBI PortB,7
CBI(clear bit in I/O)
membuat logika low pada sebuah bit I/O port
CBI PortB,5
SBIC(skip if bit in I/O is clear)
lompati satu instruksi jika bit I/O port dalam kondisi clear/low
SBIC PortA,3
SBIS(skip if bit in I/O is set)
lompati satu instruksi jika bit I/O port dalam kondisi set/high
SBIS PortB,3
Operasi Percabangan
Instruksi Percabangan
istruksi
arti
contoh
Sbic (skip if bit in I/O is leared)
Skip jika bit I/O yang diuji clear
SBIC PINB,0; Skip if Bit 0 on port B is 0
RJMP ATarget ; Jump to the label ATarget
Sbis (skip if bit in I/O is set)
Skip jika bit I/O yang diuji set
sbrc (skip if bit in register is lear)
Skip jika bit dalam register yang diuji clear
cp (compare)
Membandingkan isi dua register
cp r16,r18 ;brne lompat ;(menuju lompat jika r16=r18)
cpi (compare with immediate)
Membandingakan isi register dengan konstanta tertentu
cpi r16,5 ; r16=5 ?breq lagi ;(menuju lagi jika r16 = 5
breq (branch if equal)
Lompat ke label tertentu jika suatu hasil perbandingan adalah sama
brne (branch if not equal)
Lompat ke label tertentu jika suatu hasil perbandingan adalah tidaksama
rjmp (relative jump)
Lompat ke label tertentu
rcall (relative call)
Memanggil subrutin.
ret (return)
Keluar dari sub rutin.
CPSE(ComPare Skip if Equal)
Compare R1 and R2, skip if equal
CPSE R1,R2

DAFTAR INSTRUKSI PEMROGRAMAN ASSEMBLY AT89S51/S52

Kelompok Instruksi Aritmatika

ADD A,Rn (Add register to A).
ADD A, (direct Add direct byte to A).
ADD A, @Ri (Add indirect RAM to A).
ADD A,#data (Add immediate data to A).
ADDC A,Rn (Add register to A with Carry).
ADDC A (direct Add direct byte to A with Carry).
ADDC A,@Ri (Add indirect RAM to A with Carry).
ADDC A,#data (Add immediate data to A with Carry).
SUBB A,Rn (Subtract register from A with Borrow).
SUBB A,direct (Subtract direct byte from A with Borrow).
SUBB A,@Ri (Subtract indirect RAM from A with Borrow).
SUBB A,#data (Subtract immediate data from A with Borrow0).
INC A (Increment A).
INC Rn (Increment register).
INC direct (Increment direct byte).
INC @Ri (Increment indirect RAM).
DEC A (Decrement A).
DEC Rn (Decrement register).
DEC direct (Decrement direct byte).
DEC @Ri (Decrement indirect RAM).
INC DPTR (Increment Data Pointer).
MUL AB (Multiply A & B (A x B => BA)).
DIV AB (Divide A by B (A/B => A + B)).
DA A (Decimal Adjust A).


Kelompok Instruksi Logika.

ANL A,Rn (AND register to A).
ANL A,direct (AND direct byte to A).
ANL A,@Ri (AND indirect RAM to A).
ANL A,#data (AND immediate data to A).
ANL direct,A (AND A to direct byte).
ANL direct,#data (AND immediate data to direct byte).
ORL A,Rn OR (register to A).
ORL A,direct (OR direct byte to A).
ORL A,@Ri (OR indirect RAM to A).
ORL A,#data (OR immediate data to A).
ORL direct,A (OR A to direct byte).
ORL direct,#data (OR immediate data to direct byte).
XRL A,Rn (Exclusive-OR register to A).
XRL A,direct (Exclusive-OR direct byte to A).
XRL A,@Ri (Exclusive-OR indirect RAM to A).
XRL A,#data (Exclusive-OR immediate data to A).
XRL direct,A (Exclusive-OR A to direct byte).
XRL direct,#data (Exclusive-OR immediate data to direct byte).
CLR A (Clear A).
CPL A (Complement A).
RL A (Rotate A Left).
RLC A (Rotate A Left through Carry).
RR A (Rotate A Right 1 1
RRC A (Rotate A Right through Carry).
SWAP A (Swap nibbles within A).

Kelompok Instruksi Penyalinan Data.

MOV A,Rn (Move register to A).
MOV A,direct (Move direct byte to A).
MOV A,@Ri (Move indirect RAM to A).
MOV A,#data (Move immediate data to A)
MOV Rn,A (Move A to register).
MOV Rn,direct (Move direct byte to register).
MOV Rn,#data (Move immediate data to register).
MOV direct,A (Move A to direct byte).
MOV direct,Rn (Move register to direct byte).
MOV direct,direct (Move direct byte to direct byte).
MOV direct,@Ri (Move indirect RAM to direct byte).
MOV direct,#data (Move immediate data to direct byte).
MOV @Ri,A (Move A to indirect RAM).
MOV @Ri,direct (Move direct byte to indirect RAM).
MOV @Ri,#data (Move immediate data to indirect RAM).
MOV DPTR,#data16 (Load Data Pointer with 16-bit constant).
MOVC A,@A+DPTR (Move Code byte relative to DPTR to A).
MOVC A,@A+PC (Move Code byte relative to PC to A)
MOVX A,@Ri (Move External RAM (8-bit addr) to A).
MOVX A,@DPTR (Move External RAM (16-bit addr) to A)
MOVX @Ri,A (Move A to External RAM (8-bit addr))
MOVX @DPTR,A (Move A to External RAM (16-bit addr)).
PUSH direct (Push direct byte onto stack).
POP direct (Pop direct byte from stack).
XCH A,Rn (Exchange register with A).
XCH A,direct (Exchange direct byte with A).
XCH A,@Ri (Exchange indirect RAM with A).
XCHD A,@Ri (Exchange low-order Digit indirect RAM with A).

Kelompok Instruksi Bit dan Bit-test.

CLR C (Clear Carry flag).
CLR bit (Clear direct bit).
SETB C (Set Carry flag).
SETB bit (Set direct bit).
CPL C (Complement Carry flag).
CPL bit (Complement direct bit).
ANL C,bit (AND direct bit to Carry flag).
ANL C,/bit (AND complement of direct bit to Carry flag).
ORL C,bit (OR direct bit to Carry flag).
ORL C,/bit (OR complement of direct bit to Carry flag).
MOV C,bit (Move direct bit to Carry flag).
MOV bit,C (Move Carry flag to direct bit).

Kamis, 11 April 2013

SELAMAT MENGIKUTI UN 2013

KEPADA SEGENAP SISWA 
KELAS XII TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI  
SMKN 1 AMPELGADING 
KAMI UCAPKAN SELAMAT MENGIKUTI 
UJIAN NASIONAL (UN) 2013 
SEMOGA SUKSES ...!!!
& MENDAPATKAN NILAI YANG TERBAIK
 
LULUS SEMUA....AMIIN

 

3 Persiapan Menghadapi UN 2013

Pada tanggal 15 s/d 18 April 2013, seluruh siswa kelas XII SMK akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2013 tak terkecuali bagi siswa kelas SMKN 1 Ampelgading juga akan mengikut UN. Berikut kami bagikan Tips 3 Persiapan menghadapi UN 2013 :
1. Persiapan Mental dan Spiritual
    Untuk menghadapi UN yang merupakan evaluasi akhir nasional, maka yang paling pertama kali harus   
    dilakukan adalah Persiapan mental spiritual.
    Persiapan mental dapat dilakukan dengan :
     - Meminta maaf pada orang tua dan semua bapak/ibu guru
     - Tidak melakukan kegiatan yang tidak berguna dan tidak begadang malam
     - Istirahat yang cukup dan menjaga kesehatan
     Persiapan spiritual dapat dilakukan dengan :
     -  Banyak berdoa dan shalat malam
     -  Minta doa dan restu dari orang tua
     -  Ibadah dengan rajin (puasa dan shalat 5 waktu)

2. Persiapan Hardware
    Persiapan hardware yaitu :
    - Menyiapkan alat tulis dan peralatan/perlengkapan untuk UN seperti : Pensil 2 B(2 Buah), Serutan  
      (pames), Bolpoint, Bantalan/alas untuk LJK, karet penghapus, dll
    - Menyiapkan perlengkapan obat jika dibutuhkan seperti ; minyak angin
    - Menyiapkan kartu ujian (jangan sampai lupa)
    - Menyiapkan pakaian rapi dan bersih serta  minyak wangi agar nyaman dan harum baunya.

3. Persiapan Materi 
     Persiapan Materi :
     - Belajar materi yang akan diujikan dengan sebaik baiknya dan memperhatikan SKL mapel UN 2013
       dengan seksama.
     - Pahami tata cara mengisi identitas dengan memperhatikan identitas sesuai kartu ujian.
     - Pahami tata tertib dengan seksama dan taati secara sportif

Oleh : bangsoy@gmail.com